Surat Sakit Hati

Assalamualaikum wr. wb.

Sebelum saya menuliskan sesuatu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PT.Telkom yang telah mengadakan acara yang bertajuk speedy competition. Saya merasa bersyukur, masih ada perusahaan yang peduli terhadap teknologi informasi khususnya blog. Di tengah gegap gempitanya para blogger yang mengikuti acara final kompetisi di Duta Mall, ternyata ada beberapa hal yang membuat mereka kecewa baik itu peserta maupun pemenang.

Namun saya tidak akan menuliskan apa yang mereka katakan namun saya hanya menuliskan hal-hal yang bersifat pemikiran sendiri. Baiklah kita mulai saja, jujur, saya senang dengan adanya kompetisi ini karena selain bisa berkumpul dengan sesama blogger, saya juga bisa menatap sebuah persaingan. Namun di tengah keberhasilan PT.Telkom mengadakan acara tersebut ternyata ada sedikit noda yang dilakukan oleh Event Organizer (EO) acara tersebut. Mereka (EO) seakan-akan tidak mengerti bagaimana menyelenggarakan sebuah perlombaan. Lomba tersebut bahkan menurut saya lebih baik lomba 17 agustus yang sering diadakan di kampung-kampung. Dari pukul 10.00 wita sampai pukul 22.00 wita, EO tidak menyediakan fasilitas berupa makan dan minum (kalau tidak bisa makan, minumpun juga tak apa-apa walaupun cuma aqua gelas tapi ini tidak ada satupun) bagi peserta, padahal mereka yang datang tidak hanya dari sekitar Banjarmasin tapi ada juga dari Marabahan dan Kotabaru, terpaksa saya makan dan minum dengan uang sendiri padahal dimana-mana biasanya peserta selalu mendapat fasilitas tersebut.

Selain masalah urusan perut. Hadiah yang diberikanpun, menurut saya masih lebih baik acara 17 Agustus. Hadiah yang diterima oleh para pemenang blog hanya sertifikat tanpa nama, tanpa tanda tangan dan tanpa stempel. Padahal di acara 17 agustus saja, sertifikat menggunakan nama dan stempel RT. Kemudian masalah piala (bukan karena saya ingin itu juga tapi ini masalah adil dan tidak), kenapa hanya pemenang lomba sains dan blogger award yang mendapatkannya padahal kita bersaing di acara yang sama yaitu speedy competition. Saya juga seorang blogger dan menjuarai kompetisi tersebut. Kalau mau adil harusnya sama, kalau dapat harus semuanya dan kalau tidak juga harus semuanya.

Masalah lain dan ini cukup membuat saya terkejut. Jujur, motivasi saya ikut lomba blog selain kumpul-kumpul dengan para blogger lain juga diikuti oleh urusan materi. Ketika gembar-gembornya hadiah total sebesar 30 juta rupiah, saya berpikir paling sedikit juara satu mendapatkan uang satu juta rupiah namun ternyata hadiah tidak sampai sebesar itu bahkan setengahnyapun tidak. Juara satu (karena saya juara satu) “hanya” mendapatkan uang sebesar Rp. 350.000.00 dan menurut kabar angin juara dua juga mendapatkan uang dengan nominal yang sama, kalau itu benar buat apa ada juara satu dan dua (mohon panitia memberi klarifikasi atas kabar angin ini).

Di akhir keluh kesah saya terhadap lomba tersebut. Saya berharap semoga kalau acara ini masih berlanjut, semoga tidak seperti ini lagi dan saya harap juga PT.Telkom lebih memperhatikan EO yang akan menyelenggarakannya. Demikian keluh kesah dari saya. Mohon maaf kalau ada kata yang salah.

Wassalam

*Tulisan ini awalnya mau aku kirim ke koran tapi akhirnya aku putuskan untuk dimuat di sini saja tentu dengan renovasi dan modifikasi dari tulisan aslinya, agar ini hanya jadi curahan hati saja.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

27 Comments

Add a Comment
  1. wow… pt. telkom sebagai sponsor harusnya malu kalau mengetahui report hasil lomba seperti ini.. kayak ga niat aja bikin lomba…
    mang hadiah juara gak dipublikasikan mas?

  2. iyah setuju troublenya itu akibat data2 peserta itu di tangan EO ilang entah kemana. Register lagi register lagi. Uh.
    Masa sech harus registrasi ulang lagi pk10.oo pulak. Duta mall khan bukanya pk09.45. Padahal ngikut lombanya sesi IV pk4 sore. 🙁 Gimana ngga kehausan kelaperan. Klo memang mo sistem sesi yach peserta tuh disuruh datengnya 30 menit sebelum sesinya aja udah cukup.
    Saya sebenarnya pengen boikot soalnya kita tidak diberi penjelasan apa yang menjadi hak kita dan apa kewajiban kita sebagai peserta lomba. Wong, technical meetingnya ngga ada cuman dikasih selembar kertas juknis koq.

  3. sebaiknya Eo-nya buka2an saja berapa nominal dari 30 juta dibagi-bagikan ke masing-masing lomba dari sains sampe desain web, dari juara 1-sampe juara buncit. toh biar bisa clear. ups sori iklan. 😉

  4. mennyedihkan ya….mmmm….Gini aja mas, karena, Mas nyinggung2 soal 17 an, gimana kalau lomba serupa juga diadakan untuk 17 an tahun ini. kan gak lama lagi tuch..Yachh…ketimbang panjat pinang, pacu karung, ama lomba makan kerupuk melulu…ya gak? Setidaknya membuktikan bahwa setelah lebih dari setengah abad kemerdekaan indonesia, lombanya gak panjat-memanjat melulu…he..h.eh

    salam kenal juga dari saya,

    condra

  5. terima kasih partisipasi dan kritiknya..

    saya mau klarifikasi soal urusan makan dan minum mas shaleh yg kayaknya merasa perlu diperhatikan.. dari awal panitia memang ga anggarkan buat konsumsi peserta karena dinilai peserta juga tidak dipungut biaya pendaftaran.. dan untuk urusan hadiah yang kayaknya mas shaleh merasa tidak sesuai dengan gembar-gembornya..

    soal pembagian hadiah kami penyelenggara sudah konsultasi dengan pihak sponsor dan teman2 blogger di kalsel. jadi bukan keteledoran EO. hadiah yang disediakan bukan hanya untuk kompetisi blog, tapi juga untuk lomba olimpiade, desain web, dan games.

    Untuk masalah piagam, kalo mas shaleh merasa piagamnya kurang sesuatu hal, kami bisa memfasilitasi apa yang dirasa kurang.

    dan yang terakhir yang rasanya perlu dilihat lebih teliti lagi.. pernahkah mas shaleh melihat lomba 17 agustus yang melibatkan 60 komputer? panggung hiburan? dalam sebuah mall terbesar di kalsel? dan yang paling penting, berhadiah 30 juta-an?

    sekian dari saya, sekali lagi saya berterima kasih atas support dan partisipasi mas shaleh selama event tersebut berlangsung.

    salam buat keluarga… ^_^

  6. sorry to hear that…tapi selamat ya bisa meraih juara 1:)

  7. say, selamat ya kamu dapat juara satu…wah, aku jadi ikut senang juga, walaupun kamu merasa kurang puas dari apa yang kamu tulis itu…semoga kemenangan kamu menjadi bermanfaat untuk ke depannya ya say…miss u

  8. BINTANG motor sport

    yg penting juara mas…jgn sakit hati…hadiah nomoer 2 aja…yg penting duitnya…hehehe

  9. Suara hati yang tulus dari Sang Pemenang. Saya ga mau nambah2in ah…. Dah hopeless banget.

  10. ya Allah Shaleh..dikau yang juara aja gagarunum … ihikz… 350 rb itu Leh, kalo di bikin daftar bisa buat bayar utang (kalo ada utang), bisa buat ngasih suami/istri & anak (kalo udah married), bisa buat ditabung (kalo punya tabungan). Yah moga barakah aja deh. Aku sendiri berlapang dada dengan kekalahanku, tapi sulit mengusir kecewa dengan ketidaknyamanan suasana kompetisi yang bener** gak bonafid -kepanasan, kehausan, kelaparan, berdesakan dan..dan.. au ah gelap

  11. Cancer symptoms

    Good post. I am looking into these issues on my blog.

  12. Wow! Thank you! I always wanted to write in my site something like that. Can I take part of your post to my blog?

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap