Menjaga Hati

Hati sangat berperan penting dalam keseimbangan pikiran karena ketika orang sudah bermain “hati” maka terkadang pikiran terabaikan. Lihatlah, bagaimana mungkin orang yang sudah berumah tangga tiba-tiba ada perselingkuhan, itu terjadi karena pasangannya sedang bermain hati dengan seseorang dan melupakan rasionalitas otak bahwa ia sudah berumah tangga.

Hati juga bisa memfilter amarah yang hanya di dasarkan oleh pikiran semata. Hanya karena tidak suka dengan orang tuanya maka anaknya dipersalahkan juga, itu karena di otak ini tertanam bahwa orang tua dan anak sama saja.

Selain itu juga, hati yang jernih dalam menyikapi sesuatu yang terjadi bisa membuat otak ini jadi “encer” serta bisa menenangkan jiwa. Ketika kita kehilangan sesuatu atau tertimpa musibah sebaiknya janganlah terlalu dipikirkan “kenapa itu terjadi” karena semua yang terjadi memang sudah ada suratan takdirnya. Ikhlaslah dengan semua yang terjadi karena Allah swt. pasti punya rencana yang baik terhadap kita. Dan jangan sekali-kali berprasangka buruk terhadap takdir yang menimpa kita atau berprasangka buruk terhadap Allah swt.

Tidak ada alasan bagi kita untuk berprasangka negatif terhadap pencipta kita karena hidup dan mati kita tergantung padanya. Jadi, jalani hidup ini dengan ketenangan hati karena ia bisa menuntun kita pada kedamaian abadi.

Mari jaga hati kita dengan sebaik-baik, jangan pernah berprasangka buruk terhadap apa yang menimpa kita dan ikhlaskan semua yang terjadi. Karena kita dari tanah dan pasti akan kembali ke tanah. Datang tanpa membawa apa-apa maka pulang pun tanpa membawa apa-apa kecuali amal kita. Dan satu lagi karena kita datang dalam keadaan suci maka berusahalah kita pulang dengan keadaan suci juga.

***

Tulisan ini terjadi karena Hp flexiku hilang di perjalanan, Hp itu tidaklah mahal cuma yang sempat aku sesalkan nomornya itu karena ia penuh sejarah perjuangan hidupku dari nol sampai aku bekerja seperti ini dan semoga Allah.swt bisa memberikan keikhlasan pada hatiku yang terkadang masih suka “ngeluh” ketika terjadi musibah. Amin.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

24 Comments

Add a Comment
  1. moga hape nya dapet ganti yang lebih baik 🙂

    shaleholic : Alhamdulillah, Allah swt. telah memberikan rejeki yang lain dan mendapatkan yang lebih baik 😀

  2. turut berduka cita atas hpnya, dan ikut bersyukur buat 'rejeki lain'nya :), btw mas, flexy gak ada service buat nyimpen no hp ya?

    shaleholic : Entahlah mbak, tp skrg saya ga memikirkan itu lagi, anggap aja itu adalah ujian dan saya berhasil lulus dgn nilai yg baik dan akhirnya dpt ganti yang lebih baik, 😀

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap